Friday, April 10, 2020

Di Pidie, Warga Urus Akte via Calo

Must Read

MJC Saring Calon Mahasiswa Baru

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan calon mahasiswa Muharram Journalism College (MJC) mengikuti seleksi masuk kampus tersebut, Rabu (9/5)....

Hasballah Saad Jadi Rektor Unigha

SIGLI | ACEHKITA.COM -- Hasballah M. Saad, mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, ditunjuk untuk menjadi pejabat sementara...

KIP Tetapkan DPT Aceh 3.434.722 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.434.722 jiwa pada...

Perambahan Hutan Pengaruhi Perubahan Iklim

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Aceh menilai perubahan iklim secara tidak beraturan yang...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

SIGLI | ACEHKITA.COM – Sejumlah warga Pidie mengeluhkan banyaknya calo yang beroperasi di lingkup Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Akibatnya, warga harus membayar biaya mahal untuk membuat akte kelahiran anak.

Biaya yang dikeluarkan berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp50 ribu. Padahal, biaya resmi yang ditetapkan hanya Rp15 ribu untuk pengurusan akte setelah usia anak 60 hari. Sedangkan anak berusia di bawah 60 hari, akte kelahiran malah gratis.

Nuraini mengaku kesal dengan ulah para calo. Ia harus mengeluarkan uang Rp50 ribu untuk pengurusan akte kelahiran anaknya. “Saya tidak tahu, karena pemerintah tak pernah memberitahu bahwa pengurusan akte kelahiran gratis,” kata Nuraini.

Hal senanda dialami Leni Marlina. “Saya tidak tahu, jadi langsung memberikan uang kepada calo,” kata warga Gampong Dayah Tanoh, Mutiara, ini.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pidie Adman Abdurrahman mengatakan, pengutipan biaya pembuatan akte (bagi anak di bawah usia 60 hari) melanggar aturan. “Kita menyesalkan jika masih ada warga yang percaya pada calo,” kata dia. “Kita sudah berulangkali meminta warga tidak mengurus akte melalui calo.” []

2 COMMENTS

  1. iya calo kan jadi exist karna adanya permintaan, salah satu alasan knp calo ada adalah karna klo ga lewat calo urus akte ( dokumen2 penting ) pasti lama selesainya sedangkan masyarakat terkadang perlunya segera / dokumen itu urgent. & biasanya disebutkan klo dokumen akan selesai dlm waktu tertentu (sdh di tentukan dari kantor bersangkutan ) tetapi prakteknya lebih lama dari yg kita ketahui.. ya begitu deh.. memang lewat calo itu ga baik. tapi mereka ada karna adanya permintaan & keadaan. gmna tuh ??

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Banyak Warga Aceh Belum Peroleh Pengetahuan Terkait COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebagian besar warga di Aceh sampai saat ini disebut belum memperoleh pengetahuan mengenai virus...

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

More Articles Like This