Sunday, July 5, 2020

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

Must Read

“Program JKA Dirancang Nazar”

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Para pendukung mengklaim program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) merupakan program yang dirancang Wakil Gubernur...

FOTO | Atraksi Tong Stan

Dua pengendara sepeda motor Tong Stan dan Roda Gila melakukan atraksi maut di areal PKA-VI, Banda Aceh, Kamis (26/9)....

Tahanan yang Kabur Pascagempa Jadi Buronan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Sigli, Djoko Budi Setianto menyatakan, pihaknya telah memasukkan 29 narapidana...

Penyemprotan

Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, melakukan pengasapan di reruntuhan bangunan yang rusak akibat gempa di Padang Pariaman,...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara itu, kecuali dua tempat paling suci dalam Islam, sebagai langkah mengantisipasi penyebaran virus corona.

Masjid-masjid akan ditutup sementara waktu untuk pelaksanaan shalat lima waktu dan juga shalat Jum’at, demikian kantor berita Saudi Press Agency melaporkan dengan, mengutip dewan ulama senior Saudi, badan keagamaan tertinggi kerajaan tersebut.

Namun, masjid-masjid akan tetap mengumandangkan azan sebagai panggilan untuk shalat.

Keputusan itu untuk mengarahkan para jamaah mendirikan shalat di rumah, tapi tak termasuk shalat berjamaah di Masjidil Haram, Mekkah, dan Masjid Nabawi di Madinah, tambahnya.

Tidak disebutkan secara mendetil batas waktu penghentian sementara pelaksanaan shalat berjamaah di masjid.

Pengumuman tersebut diduga akan menimbulkan protes dari kelompok garis keras, yang bagi mereka agama melampaui pertimbangan kesehatan. Tapi sejauh ini belum ada reaksi itu.

Arab Saudi telah melaporkan 171 kasus virus corona tetapi sejauh ini tidak ada kematian di negara kerajaan itu.

Kerajaan dengan ekonomi terbesar di dunia Arab itu telah menutup bioskop, mal-mal dan restoran-restoran, menghentikan penerbangan dan ibadah umrah dalam upaya melawan penyebaran virus mematikan.[]

(Agence France-Presse) 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Gampong di Banda Aceh Diminta Lakukan Rapid Test Setiap Tamu dari Luar Daerah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tim siaga Covid-19 Banda Aceh meminta aparatur gampong (desa) melakukan rapid test kepada setiap...

COVID-19 Cenderung Meningkat di Aceh, MPA Minta Sekolah Tunda Tatap Muka

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Memulai tahun ajaran baru di tengah pandemi COVID-19 yang cenderung meningkat di Aceh, Majelis Pendidikan Aceh (MPA) meminta para...

Update Corona di Aceh 3 Juli: 87 Positif, 3 Meninggal, 34 Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus virus corona di Aceh masih mengalami peningkatan hingga Jumat (3/7). Hingga pukul 15.00 WIB, jumlah positif Covid-19 menjadi...

KLHK Diminta Pindahkan Kantor BBTNGL ke Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia untuk segera merealisasikan pemindahan kantor...

Lolos Uji Laik Operasi, Ruas Tol Indrapuri-Blang Bintang Segera Dibuka

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - PT Hutama Karya (Persero) telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang Penetapan dan...

More Articles Like This