Friday, February 28, 2020

Buron, Dua Santri Tgk Barmawi Menyerahkan Diri

Must Read

Sudut Museum

Suasana ruang pamer tetap Museum Tsunami, Banda Aceh. Museum yang dibangun senilai Rp70 miliar tersebut, di desain sebagai ilustrasi...

Golput Kalahkan Mega

PIDIE JAYA | ACEHKITA.COM – Perolehan suara pasangan Megawati Sukarnoputri dan Prabowo Subianto di Aceh benar-benar minim. Di beberapa...

Hasan Tiro Dimakamkan di Meureue

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Jenazah Hasan Tiro akan dimakamkan di kompleks pemakaman pahlawan nasional Teungku Chik di Tiro...

Penegak Hukum Tangani 87 Kasus Korupsi di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Masyarakat Transparansi Anggaran melansir data yang memperlihatkan adanya 87 kasus dugaan korupsi yang ditangani...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Hendrik
Hendrik
BANDA ACEH — Dua buronan polisi yang diduga terlibat dalam penembakan caleg Partai Nasional Aceh di Aceh Selatan, menyerahkan diri kepada aparat Kepolisian Sektor Kuala Batee, Aceh Barat Daya, Jumat (23/5/2014) pagi.

Informasi dikutip dari serambinews.com, kedua orang tersebut diduga sebagai santri di Dayah Al Mujahadah, Ujong Kareung, Aceh Selatan, yang selama ini dipimpin oleh Teungku Ahmad Barmawi. Keduanya adalah Nasrullah bin Rahimuddin (Kuala Batee) dan Kasri bin Risyad, warga Babahrot.

Penyerahan diri dua orang yang amsuk daftar pencarian orang Polda Aceh ini sehari setelah Bupati Aceh Selatan T. Sama Indra mengaku menjadi target kelompok Tgk Ahmad Barmawi. Dalam rapat koordinasi pimpinan daerah di kantor gubernur, Sama Indra mengklaim namanya masuk dalam daftar orang yang hendak dibunuh. Namun, belum diketahui kebenaran klaim Bupati Sama Indra tersebut.

Seperti diketahui, Sabtu pekan lalu polisi menangkap delapan orang yang diduga terlibat dalam pemberondongan yang menewaskan Faisal, caleg DPRK Aceh Selatan dari PNA. Tgk Ahmad Barmawi ikut ditangkap. Dari delapan tersebut, dua di antaranya merupakan personel aktif Polda Aceh berpangkat brigadir.

Selain membekuk delapan orang, polisi juga menyita ratusan amunisi laras panjang, tiga senapan serbu laras panjang AK-47 dan AK-101. Saat ini mereka masih diperiksa intensif di Mapolda Aceh. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This