Wednesday, November 30, 2022
spot_img

Besok, Fauzi Saleh Isi Tausiah Peringatan 16 Tahun Tsunami Aceh di SHB

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Profesor Fauzi Saleh, Guru Besar pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, akan mengisi tausiah peringatan 16 tahun tsunami Aceh yang dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Lhong Raya. Fauzi Saleh tampil menggantikan Syekh Ali Jaber yang saat ini disebut dalam kondisi kurang sehat di Jakarta.

“Tausiah refleksi 16 tahun tsunami Aceh akan disampaikan oleh Prof. Fauzi Saleh, Guru Besar pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, menggantikan Syekh Ali Jaber yang saat ini dalam kondisi kurang sehat di Jakarta,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, kepada awak media pada Jumat (25/12) malam.

Jubir Pemerintah Aceh yang akrab disapa SAG itu menyampaikan, peringatan 16 Tahun Tsunami Aceh pada Sabtu (26/12) besok akan diselenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19. Peringatan tsunami kali ini terpaksa digelar secara daring dan luring untuk menghindari kerumunan dan menangkal penularan virus corona.

“Masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian acaranya secara langsung, antara lain melalui channel YouTube Disbudpar Aceh, besok, Sabtu 26 Desember 2020 pukul 08.00 WIB hingga selesai,” sebutnya.

Ia menjelaskan, peserta yang diundang ke tempat penyelenggaraan acara peringatan 16 tahun tsunami yang dipusatkan di SHB juga sangat dibatasi dan diatur jarak minimal satu meter di kiri-kanan dan muka-belakang.

“Selain membatasi peserta yang hadir, rangkaian acara pun dibuat sangat minimalis. Usai acara zikir dan doa bersama langsung dilakukan pemutaran video ucapan selamat dari Forkopimda Aceh. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Shalawat Badar,” sebutnya.

SAG menambahkan, usai Shalawat Badar akan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Hymne Aceh, dan pemutaran video singkat sejarah tsunami Aceh. Kemudian santunan kepada anak yatim diberikan secara simbolis setelah sambutan dan arahan dari Gubernur Aceh. Selanjutnya, peringatan 16 tahun tsunami diakhiri dengan tausiah dan doa bersama.

Lebih lanjut, ia menyampaikan seluruh rangkaian acara refleksi 16 tahun tsunami kali ini disesuaikan dengan protokol kesehatan. “Jadi dikondisikan sesingkat mungkin namun tanpa mengurangi kehidmatan memperingati detik-detik bencana tsunami yang melanda Aceh 16 tahun silam,” ujar SAG.[]

https://acehkita.com/ada-pandemi-covid-19-peringatan-16-tahun-tsunami-aceh-bakal-digelar-terbatas/

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,637FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU