Saturday, April 4, 2020

Berpakaian Ketat, Puluhan Wanita Terjebak Razia

Must Read

Mobil Mewah Eks Singapura untuk DPRA Tiba

BANDA ACEH -- Sebanyak 37 unit mobil mewah eks Singapura yang diminta izin impornya oleh DPR Aceh melalui Kementrian...

Seratus Foto Anak Dipamerkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM –Seratusan foto karya 40 anak dari Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Jaya dan Aceh Besar...

Aceh Batalkan Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Rencana Pemerintah Aceh mengibarkan bendera bintang bulan, bekas atribut Gerakan Aceh Merdeka, pada peringatan...

Akhirnya, 76 Jamaah Sisa Berangkat Via SIM

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 76 Calon Jamaah Haji Aceh yang tersisa akhirnya dipastikan berangkat ke Tanah Suci...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Puluhan wanita berpakaian ketat terjebak razia busana islami yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja dan Polisi Syariat Islam Provinsi Aceh di depan Kejaksaan Tinggi Aceh, Senin (9/7). Wanita yang terjebak razia langsung dibina di tempat.

Maimun/ACEHKITA.COM
Perempuan yang terkena razia umumnya berpakaian celana jeans atau legging ketat dan tidak mengenakan penutup kepala. Mereka yang terjebak razia, diberi arahan dan dicatatkan namanya oleh petugas.

Kepala Seksi Penegakan Pelanggaran Satpol PP dan WH Aceh Samsuddin, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia rutin agar pelanggar syariat di Aceh menurun. Razia yang digelar sore tadi untuk mensosialisasikan Qanun No. 11/2002 tentang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam.

“Sampai kapan pun kami akan tetap melakukan razia. Kami lakukan razia ini agar pelanggar syariat di Aceh menurun,” kata Samsuddin kepada wartawan di sela-sela razia.

Pelanggar syariat Islam di Aceh, kata Samsudin, menurun hingga mencapai 60 persen. Hal itu disebabkan oleh rutinnya pihak polisi syariat menggelar razia.

Selain menggelar razia di jalan raya, lanjut Samsudin, pihak Satpol PP dan WH juga menggelar razia rutin di pantai dan di sejumlah tempat yang disinyalir rawan kemaksiatan.

Samsudin bilang, mereka yang terjaring razia kemudian dibina oleh petugas di lokasi razia. “Kalau kedapatan dua kali langsung kami bawa ke kantor. Tapi hari ini tidak ada yang sudah pernah dibina,” jelasnya.

Menjelang puasa Ramadan, polisi syariat juga akan semakin gencar melakukan razia. “Dalam sebulan kami gelar razia sebanyak tiga kali. Ini razia rutin menjelang puasa,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This