BBM di Banda Aceh Mulai Normal

0
1356

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pelayanan bahan bakar minyak jenis premiun di beberapa Stasion Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kota Banda Aceh mulai terlihat normal pada hari ini, Rabu (7/12). Tidak terlihat lagi antrean panjang kenderaan rosa dua maupun roda empat.

SPBU Kuta Alam. | FOTO: Agus Setyadi/ACEHKITA.COM
Pantauan acehkita.com, antrean panjang tidak terlihat lagi di SPBU Lamnyong dan Lambhuk pada pukul 11.30 WIB. Namun aktivitas pelayanan BBM di SPBU Lambhuk pada hari ini tidak dimulai dari pagi sebagaimana biasanya. Terpantau pada pukul 09.00 pagi, pagar di pintu masuk SPBU itu belum terbuka.

Suasana ini sangat berbeda sekali dengan suasana SPBU selama tiga hari terakhir. Antrean panjang kendaraan terlihat di beberapa SPBU di Kota Banda Aceh. Ini dikarenakan kelangkaan bahan bakar minyak khususnya jenis premium di Banda Aceh.

Namun demikian, meski bahan bakar minyak di SPBU sudah terlihat normal, tapi sebagian pengecer masih menjual premium dengan harga di luar harga eceran tertinggi (HET) Rp5 ribu seperti ditetapkan oleh pemerintah.

Aziz, salah seorang pedagang eceran di kawasan Darussalam mengaku masih menjual BBM jenis premium dengan harga Rp6 ribu per liternya. “Karena masih banyak orang yang belum tahu bahwa stok BBM di SPBU sudah normal,” ujar dia kepada acehkita.com, Rabu siang.

Ia baru menjual dengan harga Rp6 ribu tersebut sejak pagi ini. Sebelumnya hingga kemarin malam, dia masih menjual dengan harga Rp8 ribu rupiah per liter.

Menurut cerita dia, hingga siang ini masih banyak pembeli bensin yang masih menanyakan harganya ketika hendak membeli layakanya selama tiga hari terakhir terjadinya krisis BBM. “Ketika mereka tanya langsung saya bilang enam ribu per liter, rupanya mereka juga masih mau membelinya,” kata dia.

Sementara itu, di SPBU Kuta Alam stok BBM jenis Premium justru habis. Seorang petugas di SPBU Kuta Alam menyebutkan, BBM jenis Premium di sana habis sejak kemarin sore. Hingga tadi siang, belum ada pasokan dari Pertamina. Terlihat juga, hanya satu truk Pertamina yang tengah membongkar BBM jenis Solar.

“Untuk bensin, belum tahu kapan akan normal pasokannya,” kata staf SPBU itu. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.