Thursday, April 2, 2020

Banjir Landa 69 Desa di Aceh Barat

Must Read

VIDEO — Sampah di Hutan Saree

SAREE | ACEHKITA.tv -- Video ini mengisahkan soal sampah yang berserakan di hutan Saree, Aceh Besar. Tampaknya, warga sekitar...

“Hukum Cambuk Tetap Kami Laksanakan”

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kritik keras dari Amnesty International terhadap pelaksanaan cambuk di Aceh tak menyurutkan aparat penegak...

Kemenkes Percepat Proses Sertifikasi Halal Vaksin MR, Imunisasi Tetap Dilanjutkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kementerian Kesehatan berupaya mempercepat proses sertifikasi halal vaksin campak/measles dan rubella (MR). Hal ini...

Partai Aceh Merahkan Harapan Bangsa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ribuan massa memadati pelataran parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh, untuk menghadiri...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Hujan yang mengguyur Aceh Barat dalam empat hari terakhir menyebabkan 69 desa di delapan kecamatan dilanda banjir. Sebanyaak 1.925 kepala keluarga atau 6.883 jiwa mengalami imbas banjir itu.

Informasi yang diperoleh acehkita.com, banjir melanda Kecamatan Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, Woyla Timur, Woyla Barat, Meureubo, Kaway XVI, Bubon, dan Samatiga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Barat Teuku Syahluna Polem menyatakan, dampak banjir dirasakan oleh 6.883 jiwa warga di 69 desa. Paling banyak terdampak banjir berada di Kecamatan Woyla Barat yaitu 897 keluarga atau 2.988 jiwa, lalu Kecamatan Meureubo dengan 1.488 jiwa atau 393 kepala keluarga, dan disusul Kaway XVI (271 KK/1.025).

“Air belum surut karena di sini masih hujan,” kata Teuku Syahluna Polem, Selasa.

Banjir melanda Aceh Barat setelah diguyur hujan berturut-turut dalam empat hari terakhir. Banjir ini dikarenakan meluapnya air sungai Suak Ujong Kalak dan Woyla, kata Syahluna dalam data yang dirilis BPBD Aceh Barat.

Banjir ini menyebabkan sejumlah warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat yang tidak terkena banjir. BPBD Aceh Barat menyiapkan titik pengungsian untuk Desa Pasie Masjid di Gedung SKB Lapang, Desa Pasie Ara di perbukitan Woyla Timur, dan sejumlah warga lain bertahan di rumah sendiri dan kerabat.

BPBD Aceh Barat menurunkan alat berat untuk normalisasi daerah aliran sungai Suak Ujong Kalak di Kecamatan Johan Pahlawan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This