Banda Aceh Perketat dan Perluas Area Razia Prokes Tekan Penyebaran COVID-19

0
139
Banda Aceh Perketat dan Perluas Area Razia Prokes Tekan Penyebaran COVID-19
Razia protokol kesehatan di Banda Aceh. (Foto: Abdul Hadi/acehkini)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta Tim Gugus Tugas Penanggulangan dan Percepatan Penanganan COVID-19 untuk memperluas area razia serta memperketat protokol kesehatan (prokes). Hal itu dimaksudkan untuk menekan angka penyebaran kasus virus corona di Banda Aceh.

“Pada dasarnya kita berpedoman pada perwal 51 2020, yang mengatur tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan itu, mengharuskan setiap orang wajib melakukan kegiatan 4M,” ujar Aminullah dalam keterangan tertulis, Senin (28/9).

Kegiatan 4M yang dimaksud ialah memakai masker, mencuci tanngan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Aminullah menilai, upaya pencegahan harus lebih ditingkatkan lagi secara merata di semua tempat publik dan lokasi fasilitas umum di seluruh kota dan termasuk di kawasan perbatasan kota Banda Aceh.

“Kita meminta tim satgas covid untuk intensif menggelar razia masker di semua ruang publik yang ada di Banda Aceh,” sebutnya.

Diharapkan, dengan adanya razia prokes tersebut, ke depan masyarakat semakin tertib dan disiplin.

Ia pun menegaskan, razia 4M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan) akan terus berlangsung dengan sanksi bagi para pelanggar akan diterapkan tanpa tebang pilih.

“Mohon dukungan dari masyarakat dan segenap elemen kota. Ini semua demi keselamatan kita, keluarga, dan orang-orang yang kita sayangi. Mari bersama kita bergerak bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang sangat berbahaya ini,” ajaknya.

Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, terkait ganjaran perwal 51 2020, bagi pelanggar akan dikenakan sanksi di tempat bagi perorangan berupa denda, kerja sosial, hingga sanksi adat.

Sementara bagi pemilik usaha dikenakan sanksi berupa denda, penghentian operasional, hingga pencabutan izin usaha.

Melansir data COVID-19 di situs resmi Dinas Kesehatan Aceh, Banda Aceh masih menjadi wilayah dengan angka kasus positif (terkonfirmasi) corona terbanyak di Aceh. Secara kumulatif mencapai 1.423 kasus, dengan rincian 537 orang di antaranya telah sembuh.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.