Banda Aceh Keluar dari Zona Merah COVID-19, Aminullah: Tetap Perketat Prokes 4M

0
159
Banda Aceh Keluar dari Zona Merah COVID-19, Aminullah: Tetap Perketat Prokes 4M
Razia masker di jalan depan gedung Banda Aceh Convention Hall, Kamis (15/10), guna menekan angka penularan COVID-19. (Foto: Abdul Hadi/acehkini)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kota Banda Aceh kembali berstatus sebagai wilayah zona oranye atau risiko sedang penularan COVID-19, setelah pada pekan sebelumnya ditetapkan sebagai zona merah atau risiko tinggi. Meski demikian, warga diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Berdasarkan data Peta Zona Risiko Satgas COVD-19 Nasional yang baru dirilis pada laman covid19.go.id/peta-risiko, Banda Aceh dikabarkan telah bebas dari zona sebelumnya, yakni zona merah,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (15/10).

Aminullah menyebut, Kota Banda Aceh kini tengah berada dalam zona oranye. Ia menargetkan kota yang dipimpinnya menjadi zona hijau di akhir Oktober 2020.

“Tim siaga COVID-19 hingga saat ini terus melaksanakan razia prokes 4M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan secara masif di berbagai ruang publik dalam pencegahan penyebaran dan memutus rantai virus corona di Banda Aceh, kami mohon kerja sama seluruh warga,” ujarnya.

Menurutnya, peran warga sangat berpengaruh dalam menekan angka penularan kasus COVID-19. Saat ini, katanya, warga Banda Aceh cukup patuh dalam menjalankan prokes 4M.

“Warga disiplin gunakan masker dimana saja, ini patut kita apresiasi. Namun, kita juga berharap semua menahan diri sementara waktu untuk tidak membuat keramaian atau berkumpul seperti di warung kopi, cafe atau semacamnya terlalu sering dan berlama-lama,” sebutnya.

Aminullah berharap dengan demikian Banda Aceh akan mendapat penilaian plus dari pusat sehingga bisa dikategorikan ke dalam zona hijau.

“Jika sudah zona hijau, pemerintah mengizinkan aktivitas seperti biasanya. Seperti sekolah nanti akan dibuka kembali dalam prkses tatap muka, tentu semua dengan mengedepankan prokes,” ujarnya Aminullah.

Kasus Corona di Aceh Tembus 6.135

Kota Banda Aceh masih tercatat sebagai daerah tertinggi penyebaran positif COVID-19 dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Warga terpapar virus corona di ibu kota Aceh ini telah mencapai 1.894 orang.

Saat ini, kasus corona di Aceh telah mencapai mencapai 6.135 orang. Rinciannya: sebanyak 1.898 orang dirawat di rumah sakit rujukan atau di tempat isolasi, 4.017 orang dinyatakan sembuh, dan 220 orang meninggal dunia.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.