Friday, February 21, 2020

ACT Aceh Gelar Aksi Solidaritas Bencana Kabut Asap

Must Read

SBY Jamin Bahan Bakar Minyak Tak Naik

JAKARTA -- Pemerintah memastikan saat ini tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). "Pengurangan subsidi tidak harus dengan...

Jatuh ke Sumur, Seorang Anak Kritis

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM -- Seorang bayi berusia satu tahun terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara...

DPRA Didesak Segera Uji Calon Komisi Informasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Koalisi Keterbukaan Informasi Publik (KKIP) Aceh mendesak gubernur dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh untuk...

Belanda Diminta Cabut Deklarasi Perang Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Belasan aktivis Aceh mendesak Kerajaan Belanda untuk segera mencabut deklarsai perang yang pernah dikobarkan...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dari berbagai daerah di Aceh bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh melaksanakan aksi solidaritas Atasi Bencana Kabut Asap Saatnya Bantu Saudara Sebangsa di Jalan Tgk M Daud Beureueh, Banda Aceh, Sabtu (21/9).

Aksi tersebut berlangsung dari pukul 07.50 hingga 08.10 WIB. Pesertanya kompak memakai kaos putih, rompi, serta menggunakan masker sebagai bentuk solidaritas atas bencana kabut asap. Mereka turut dilengkapi body banner dan spanduk dengan tagar #BANTUMEREKABERNAPAS.

Kepala ACT Aceh, Husaini Ismail menuturkan bahwa sejak beberapa hari lalu MRI-ACT di seluruh Aceh sudah bergerak menggalang kepedulian masyarakat.  Kegiatan aksi pada hari ini merupakan serangkaian kegiatan ajakan kepada masyarakat mendukung masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Mungkin sampai saat ini kita masih bisa merasakan nikmatnya udara segar. Tetapi banyak saudara kita di sana kesulitan merasakan nikmat itu,” ucapnya.

Ia menyampaikan, lebih dari 30 juta orang di enam provinsi meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, terpapar kabut asap. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkannya masuk kategori siaga darurat kebakaran hutan. Dampak dari kebakaran hutan dan lahan berupa kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah, gangguan kesehatan seperti ISPA serta terganggunya proses belajar mengajar.

Saat ini sudah banyak komunitas baik dari kampus dan umum bergerak melakukan penggalangan. Nantinya, donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui ACT Aceh untuk mendukung penanganan kabut asap. “Ayo, kita bantu saudara kita sebangsa, kita ringankan beban mereka dengan dukungan dan doa,” tutupnya. []

Rilis

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This