Saturday, April 4, 2020

Aceh Tuntut Tiongkok Hentikan Persekusi Muslim Uighur

Must Read

ACEHKITA.tv — Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue

UPTD Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menambah jadwal pelayaran KMP BRR tujuan Balohan Sabang untuk mengatasi membludaknya wisatawan yang...

Massa Aswaja Mengelukan Muzakir Manaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sedikitnya duaribuan massa yang menolak kehadiran paham wahabi kembali menyemuti Kompleks Makam Syiah Kuala...

Wah, Kecubung Wulung Ini Ditawar Dua Pajero

BENGKULU -- Batu giok dan akik tengah digandrungi warga Indonesia. Harganya pun bisa selangit. Lihat saja misalnya batu akik...

BNN Sita Satu Truk Ganja

BANDA ACEH -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh menggagalkan pengiriman 500 kilogram ganja. Menggunakan truk jenis Colt, barang...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Ratusan umat Muslim Aceh berkumpul di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (21/12/2018), menuntut agar Pemerintah Cina atau Tiongkok untuk menghentikan persekusi terhadap kelompok Muslim Uighur.

Pemerintah Tiongkok dituntut untuk segera menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami etnis Muslim Uighur di Provinsi Xianjin, Tiongkok.

Koordinasi aksi, Dedi Al Mubarak, mengatakan, apa yang dirasakan etnis Muslim Uighur saat ini merupakan bentuk ketidakadilan Pemerintah Tiongkok terhadap etnis minoritas di sana.

“Bentuk penindasan yang dilakukan pemerintah dan ketidakterbukaan informasi yang dialami etnis Uighur merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia,” sebut Dedi.

“Kita menuntut Tiongkok segera menghentikan kekerasan terhadap etnis Muslim Uighur,” tambahnya.

Selain itu dalam orasinya, juga dikatakan umat Muslim Aceh meminta sikap tegas Pemerintah Indonesia terhadap Pemerintah Tiongkok, mengingat Indonesia merupakan negara mayoritas muslim dan harus mengambil sikap tegas terhadap penindasan yang dialami Muslim Uighur.

Menurut Dedi, Indonesia memiliki hubungan khusus dengan negara tersebut, sehingga bisa mengambil langkah politik dan diplomasi kepada Tiongkok agar permasalahan yang dialami Muslim Uighur bisa segera diselesaikan.

“Kami mendesak Pemerintah Indonesia bersuara untuk menyelamatkan muslim Uighur dan segera mengambil langkah politik dan diplomasi kepada Tiongkok,” jelas Dedi.

Ratusan umat Muslim Aceh juga ikut membawa bendera Uighur serta poster yang bertuliskan penolakan terhadap penindasan yang dialami etnis Uighur saat ini.[]

MINANEWS.NET

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This