Wednesday, December 8, 2021
spot_img

65 ASN Pemerintah Aceh Reaktif Rapid Test Diwajibkan Isolasi Mandiri

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 65 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh dinyatakan reaktif rapid test. Saat ini mereka sedang mengisolasi diri di rumah masing-masing sembari menanti hasil pemeriksaan swab keluar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan ada sebanyak 65 orang reaktif dari sekitar 900 ASN yang menjalani rapid test pada awal Juli 2020. ASN yang reaktif rapid test saat ini tidak beraktivitas di kantor, melaikan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Mereka diwajibkan isolasi mandiri, hingga diperoleh hasil uji PCR,” ujar jubir yang akrab disapa SAG itu dalam keterangannya, Kamis (9/7) pagi.

Lebih lanjut, SAG menyampaikan bahwa hasil rapid test yang reaktif tersebut belum tentu positif COVID-19. “WHO sudah menegaskan, pemeriksaan ini (rapid test) bukan untuk menegakkan diagnosis klinis COVID-19. Hasil rapid test reaktif harus dikonfirmasi lagi dengan Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR),” sebutnya.

Ia menyebut, sebelumnya hasil rapid test ASN Pemerintah Aceh itu tidak diumumkan karena yang reaktif rapid test belum tentu karena terinfeksi virus Corona jenis SARS CoV-2, penyebab COVID-19.

Menurutnya, bisa juga ada infeksi lain saat pemeriksaan, maka hasilnya reaktif. Karena itu, diambil swab nasofaring dan orofaring untuk uji konfirmasi dengan RT-PCR di Litbangkes Aceh.

“Kita tunggu saja hasilnya, dan kita doakan tidak ada yang konfirmasi positif Covid-19,” kata SAG.

Update Corona di Aceh 8 Juli

SAG juga merilis akumulasi kasus COVID-19 di Aceh berdasarkan laporan Gugus Tugas kabupaten/kota se-Aceh, per 8 Juli 2020 pukul 15.00 WIB. Ia menyebut, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.306 orang. “Ada penambahan ODP baru hari ini sebanyak 2 orang,” katanya.

Dari jumlah tersebut, ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota sebanyak 45 orang. Sedangkan sebanyak 2.261 orang lainnya sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sambung SAG, sebanyak 126 kasus. Tidak ada penambahan PDP yang baru. PDP dalam perawatan rumah sakit rujukan Covid-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 3 orang, 122 lainnya sudah sembuh dan pulang, dan 1 orang meninggal dunia pada 25 Maret lalu.

SAG menyampaikan, adapun angka positif COVID-19 di Aceh hingga saat ini sudah mencapai 89 kasus. Ia menyebut, ada penambahan 1 kasus baru, namun dirinya mengaku tidak mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Pasien COVID-19 yang sedang dirawat sebanyak 35 orang, sudah sembuh 51 orang, dan 3 orang meninggal dunia,” sebutnya.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,059FollowersFollow
22,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU