Thursday, February 27, 2020

4 Dokter Gigi AS Dideportasi Dari Aceh

Must Read

Hari Ini, Pemenang Lomba Foto Wisata Diumumkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Paniti Lomba Foto Wisata Banda Aceh akan mengumumkan para pemenang pada pukul 10.00, hari...

Bersama Yatim, RATM Doakan Muslim Rohingya

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan Kaskuser Aceh berbuka puasa bersama anak yatim korban tsunami dan konflik di Dayah...

Kapal Imigran Tamil jadi Lokasi Ngabuburit

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kapal berbendera India yang berisikan 44 imigran Tamil, Srilanka, masih kandas di bibir pantai...

ACEHKITA.tv | Polisi Masih Selidiki Kelompok Asing

Polisi masih menyelidiki keberadaan kelompok bersenjata yang mengadakan latihan di Jantho. Diduga mereka terkait dengan kelompok teroris.
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Empat dokter gigi asal Amerika Serikat (AS), Kamis, dideportasi dari Indonesia karena melakukan pelayanan medis gratis di Aceh Barat dengan visa kunjungan wisata.

Kepala Kantor Imigrasi Meulaboh, Suryo Santoso, menyatakan, pendeportasian mereka dilakukan melalui Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya, Kamis pukul 8:00 Wib, dengan pesawat Susi Air ke Bandara Polonia, Medan.

Selanjutnya dari Polonia, mereka dideportasi dari Indonesia dengan pesawat Silk Air ke Singapore, Kamis pukul 19:00. Akibat pelanggaran aturan keimigrasian itu, keempat dokter gigi asal AS itu tidak diizinkan masuk ke Indonesia selama setahun, kata Suryo.

Keempat warga AS itu adalah Steven Kyle Cromwell, 50, dari Missisippi, William Clinton Sasser, 67, asal Alabama, John Zechariah Thobaben, 30, dari Connecticut, dan Michael Lee Fredman, 44, asal Missouri.

“Steven pernah beberapa kali datang ke Aceh untuk misi kemanusiaan di NGO asing, sedangkan tiga lainnya baru pertama datang ke Aceh,” kata Suryo, yang menjelaskan keempat warga AS itu masuk ke Meulaboh sejak Kamis pekan lalu.

“Sebenarnya, misi mereka bagus untuk membantu warga korban tsunami gratis dalam pengobatan gigi, tapi visa mereka tidak sesuai dengan kegiatannya,” katanya seraya menambahkan, mereka juga tidak mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan setempat dalam melakukan misinya.

Dikatakan juga bahwa saat mereka ditangkap, beberapa warga sempat memprotes pada petugas imigrasi dan mempertanyakan alasan penangkapan keempat warga AS itu karena mereka sedang melakukan misi kemanusiaan.

“Maksud ditangkap bukan ditahan, tapi paspor mereka kami tahan. Mereka tetap bebas bepergian.”

Menurut Suryo, keempat warga AS itu ditangkap petugas imigrasi ketika sedang memberikan pelayanan gigi gratis terhadap warga korban tsunami di kompleks perumahan Budha Tzu Chi, di Desa Peunaga Paya, Kecamatan Meureubo, Senin sore, setelah pihaknya memperoleh informasi dari tentara dan polisi setempat.

Setelah diperiksa dua hari, akhirnya diputuskan untuk dideportasi karena keempat warga AS itu menyalahgunakan visa kunjungan wisata untuk kegiatan lain. []

3 COMMENTS

  1. Apa benar mereka memberikan pelayanan pengobatan gigi gratis… Jangan-jangan itu cuman kedok, mereka sebenarnya lagi ngincer Waria-waria Aceh yg kemarin sempat berkumpul di RRI Banda Aceh, saat KONTES WARIA RRI SE ACEH tuh, sekalian pengen belajar bagaimana caranya ngebohongi (Ulama) Aceh !

  2. Apa yang mereka lakukan patut diapresiasi. Namun yang namanya peraturan ya tetap peraturan, siapapun yang melanggar harus diberikan sanksi. Saya berharap mereka bisa kembali lagi tahun depan dengan visa & izin dari pihak yg berwenang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This