Thursday, April 2, 2020

241 Ribu Warga Aceh Terancam Hilang Hak Pilih

Must Read

Pemerintah Diminta Usut Pelanggaran HAM Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan aktivis yang tergabung dalam Komite Aksi Peringatan Hari Hak Asasi Manusia 2012 melakukan...

Ini Lima Nama Narapidana Jantho yang Diburon

JANTHO | ACEHKITA.COM -- Pemburuan terhadap lima narapidana yang kabur dari Rumah Tahanan Klas II B Jantho terus dilakukan....

Pembunuh Keponakan Divonis 15 Tahun Penjara

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ibrahim bin Mustafa (35), terdakwa yang membantai keponakannya sendiri, Nailun Najwiyah (6), di Desa...

Nisan Kuno

Warga membersihkan nisan kuno di pedalaman Desa Mareu Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Kamis (11/2). Sejumlah nisan para raja pada...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebanyak 241 ribu warga Provinsi Aceh terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah serentak 2017. Hal ini terjadi karena mereka belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik.

Data itu diketahui setelah Komisi Independen Pemilihan Aceh merekapitulasi jumlah daftar pemilih sementara pilkada Aceh, Kamis. KIP menetapkan pemilih sementara berjumlah 3.476.426 jiwa yang akan memberikan hak pilihnya di 9.581 tempat pemungutan suara.

Lembaga penyelenggara pemilihan menyatakan, untuk bisa menggunakan hak pilih, warga harus sudah mengantongi identitas berupa e-KTP. “Kalau belum ada, bisa digunakan surat keterangan sedang perekaman e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” kata Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi.

KIP kabupaten/kota diminta untuk segera berkoordinasi dengan otoritas kependudukan untuk mempercepat penuntasan perekaman identitas ini. Sebab, jika hingga akhir November ini tidak diselesaikan, 241 ribu warga itu terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

241 ribu jiwa itu tersebar di 21 kabupaten/kota di Aceh. Hanya Simeulue dan Aceh Utara yang calon pemilihnya sudah semuanya memperoleh e-KTP.

Pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang hadir pada rapat pleno penetapan DPS nenyebutkan bahwa perekaman identitas ini terkendala persediaan blanko. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This