Tuesday, July 7, 2020

241 Ribu Warga Aceh Terancam Hilang Hak Pilih

Must Read

FOTO | Imlek, Gong Xi Fa Chai

Warga etnis Tionghoa merayakan tahun Imlek 2563 di Vihara Dharma Bhakti Banda Aceh, Senin (23/1) dinihari. Imlek 2563 jatuh...

Batu Akik Miliki Pancaran Energi: Geolog

JAKARTA -- Demam batu giok dan akik tengah melanda masyarakat di Indonesia. Ia diburu ke pelbagai pelosok daerah dan...

KIP: Obyek Gugatan Marzuki Kabur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komisi Independen Pemilihan Aceh menilai obyek gugatan yang dilayangkan Marzuki, warga Bener Meriah, terhadap...

BNN Gerebek Pabrik Sabu di Aceh Utara

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Badan Narkotika Nasional menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat memproduksi sabu-sabu di Desa Paloh...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sebanyak 241 ribu warga Provinsi Aceh terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah serentak 2017. Hal ini terjadi karena mereka belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik.

Data itu diketahui setelah Komisi Independen Pemilihan Aceh merekapitulasi jumlah daftar pemilih sementara pilkada Aceh, Kamis. KIP menetapkan pemilih sementara berjumlah 3.476.426 jiwa yang akan memberikan hak pilihnya di 9.581 tempat pemungutan suara.

Lembaga penyelenggara pemilihan menyatakan, untuk bisa menggunakan hak pilih, warga harus sudah mengantongi identitas berupa e-KTP. “Kalau belum ada, bisa digunakan surat keterangan sedang perekaman e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” kata Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi.

KIP kabupaten/kota diminta untuk segera berkoordinasi dengan otoritas kependudukan untuk mempercepat penuntasan perekaman identitas ini. Sebab, jika hingga akhir November ini tidak diselesaikan, 241 ribu warga itu terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

241 ribu jiwa itu tersebar di 21 kabupaten/kota di Aceh. Hanya Simeulue dan Aceh Utara yang calon pemilihnya sudah semuanya memperoleh e-KTP.

Pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang hadir pada rapat pleno penetapan DPS nenyebutkan bahwa perekaman identitas ini terkendala persediaan blanko. []

ACEHKITA.com menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund senilai US$5.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

220 PNS Kemenag Aceh Dilantik Secara Virtual karena Pandemi Corona

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 220 CPNS formasi 2018 dalam lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dilantik dan diambil...

Bangunan Makam Cut Meutia di Aceh Utara Rusak Tertimpa Pohon

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Bangunan makam Pahlawan Nasional, Cut Meutia, rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang beberapa waktu lalu. Kejadian ini turut...

Wilayahnya Rawan Bencana, Unsyiah dan Unand Kolaborasi Penelitian Kebencanaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sama-sama berada di wilayah rawan bencana, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh dan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat...

Anggota DPR RI Apresiasi UTBK Unsyiah di Tengah Pandemi COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Muhammad Kadafi, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer...

Webinar Harganas 2020 di Aceh: Jaga Keluarga dari COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) dan BKKBN Aceh menyelenggarakan webinar Hari...

More Articles Like This