Sunday, February 23, 2020

14 Partai Gugat Hasil Pemilu di Aceh

Must Read

Menhan: Kalau Berulang, Nanti Ada DOM Lagi

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu berharap kasus penembakan dua anggota intel Kodim 0103 Aceh Utara...

Polisi Tangkap 14 Pembalak Liar

ACEH TIMUR -- Kepolisian Resort Aceh Timur menangkap 14 pelaku pembalakan hutan di kawasan itu. Mereka ditangkap saat menebang...

Produksi Ikan Meningkat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh meningkatkan pengolahan ikan basah dan ikan kering, tahun...

KIP Tetapkan DPT Aceh 3.434.722 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.434.722 jiwa pada...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

_MG_6266BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Empat belas partai politik dan satu calon senator memasukkan gugatan hasil pemilihan legislatif di Aceh. Mahkamah Konstitusi akan menyidangkan perkara sengketa pemilu itu mulai 23 Mei lusa.

Informasi yang diperoleh acehkita, calon senator yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi dalah Mursyid. Ia menggugat proses pemilihan legislatif di Aceh yang dinilai sarat kecurangan dan masalah.

Sedangkan 14 partai yang menggugat adalah PDIP, Partai Bulan Bintang, Partai Demokrat, Partai Damai Aceh, Partai Nasional Aceh, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan. Lalu ada Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Nasional Demokrat, dan Partai Golkar.

“Ada 14 partai ajukan permohonan PHPU, minus Partai Aceh,” kata Ketua Divisi Hukum Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Junaidi kepada wartawan, Rabu (21/5/2014).

Saat proses rekapitulasi suara di tingkat provinsi yang dilakukan KIP Aceh, protes dari partai politik bermunculan. Bahkan, hanya beberapa saat sebelum pengesahan akhir, ada delapan partai yang menyatakan menolak hasil pemilihan.

Partai Nasional Aceh, partai lokal yang dibentuk mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, menjadi partai paling rajin menolak hasil pemilihan. Mereka menolak hasil pemilu yang dinilai curang itu di 22 dari 23 kabupaten/kota di Aceh. PNA hanya menerima hasil pemilu di Bireuen.

Perwakilan PNA yang hadir pada rekap suara di DPRA menyatakan, penolakan itu karena proses pemungutan dan penghitungan suara terdapat kecurangan. Bahkan, PNA menilai penyelenggara pemilu tidak netral.

Gugatan pemilu ini akan disidang di Mahkamah Konstitusi sebagai pihak yang berwenang menyelesaikan sengketa pemilu. Jadwal yang dirilis Mahkamah, sidang akan digelar secara maraton mulai 23 April nanti. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This