Thursday, April 9, 2020

100 Murid Dilatih Pertolongan Pertama

Must Read

Soal Penangkapan BW, Jokowi tidak Tegas

JAKARTA -- Pernyataan Presiden Joko Widodo menyikapi konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri dinilai tidak tegas. Bahkan, pernyataan...

“Pilkada Harus Ciptakan Aceh yang Lebih Baik”

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komunikasi politik yang digunakan pada pelaksanaan kepala daerah 2001 diharapkan harus bisa menciptakan Aceh...

Uji Kesehatan Kandidat Pilkada di RSUZA

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menetapkan bahwa pemeriksaan kesehatan pasangan calon kepala daerah akan...

ACEHKITA.tv | Aceh Panik

Gempa berkekuatan 7,2 pada skala Richter mengguncang Aceh. Gempa yang berpusat di Simeulue itu berpotensi tsunami.
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Seratusan siswa dari 28 sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar mendapat pelatihan teknik pertolongan pertama di Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Kamis (9/2). Pelatihan ini untuk membangun kesiapsiagaan bencana dan pengurangan risiko di sekolah.

Para siswa berasal dari sekolah tingkat SD, SMP dan SMA di dua daerah tersebut. Selain pelajar, para guru juga mendapat pelatihan serupa. Para peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan dalam bentuk simulasi penanganan pertolongan pertama tersebut.

Kepala Unit Pendidikan dan Pelatihan TDMRC Mukhlis A. Hamid, mengatakan, pelatihan ini turut melibatkan empat tim medis dari Puskesmas Meuraxa dan Peukan Bada, Aceh Besar, Palang Merah Remaja dan unit Kesehatan Sekolah.

Pengetahuan yang diberikan dalam pelatihan itu berupa anatomi, penanganan pendarahan, syok, luka bakar, dan pemindahan penderita.

Mukhlis menyebutkan, pelatihan ini berguna untuk peningkatan sekolah siaga bencana. Sebab, jika ada bencana di sekolah tersebut, pertolongan pertama bisa dilakukan oleh para siswa dan guru di sekolah tersebut.

Koordinator Sekolah Siaga Bencana Peukan Bada Faisal, menyatakan saat ini sekolah-sekolah di bawah binaannya telah memiliki jalur evakuasi dan prosedur tetap penyelamatan yang telah diuji.

“Kita berharap ke depan sekolah-sekolah sudah terbiasa dan siaga sebelum, saat, dan sesudah bencana terjadi sehingga dapat mengurangi korban jiwa.” Pada saat normal, guru dan murid mampu melakukan tindakan darurat. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This