Tuesday, February 18, 2020

100 Eks Kombatan GAM Dapat Tanah 2 Ha di Peringatan 14 Tahun Damai Aceh

Must Read

Hore, Pokemon Go Bisa Dimainkan di Zenfone

BANDA ACEH -- Ini merupakan kabar gembira bagi pengguna Asus Zenfone. Sebab, game Pokemon Go sudah bisa dimainkan di...

AJI Minta Media Bijak Siarkan Sidang Ahok

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Kasus dugaan penodaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan...

FOTO | Dangdut Kapolda

Kapolda Aceh Irjen Iskandar Hasan berduet dengan istrinya menyanyikan 'Selamat Tinggal' dalam dangdut ria pada peringatan HUT Brigade Mobil...

HUT PMI

Peserta sepeda santai HUT Palang Merah Indonesia melintasi mesjid raya Baiturrahman Banda Aceh, Sabtu Pagi (9/5). Dalam acara bertajuk...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 100 orang eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, memperoleh masing-masing dua hektare tanah perkebunan dan pertanian. Penyerahan lahan secara simbolis dilakukan pada peringatan Hari Damai Aceh 14 Tahun MoU Helsinki di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh, Kamis (15/8/2019).

Perang antara GAM dan Republik Indonesia selama 29 tahun (1976-2005) berakhir pada meja perundingan di Kota Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005. Nota kesepahaman perdamaian itu dikenal dengan istilah MoU Helsinki.

Penyerahan sertifikat tanah secara simbolis kepada lima mantan GAM itu dilakukan oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh, Saiful, dan turut disaksikan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Al-Mukarram Malik Mahmud Al-Haytar.

Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) M. Yunus mengatakan, penyerahan tanah kepada eks GAM hingga 14 tahun damai Aceh masih dalam proses, dengan target tahun 2020 mencapai 20 ribu hektare. Menurutnya, pembagian itu dilakukan secara bertahap.

“Selebihnya masih dalam tahap proses, ke depan bisa dibagikan lebih banyak. Target di tahun 2020, 20 ribu hektare tanah untuk kombatan bisa dibagikan. Pembagian ini dilakukan secara bertahap,” ujar Yunus.

Menurut dia, tanah tersebut akan diberikan kepada tiga kriteria, yakni kombatan GAM, tahanan politik dan narapidana politik (Tapol/Napol), dan masyarakat korban konflik. “Lahan ini dikhususkan untuk sektor perkebunan atau pertanian,” sebutnya.

Selama ini, BRA terkendala anggaran. Kendati sudah mengajukan permohonan dengan jumlah anggaran hampir mencapai Rp 1 triliun, tapi sampai sekarang belum ada respons.

“Sangat kewalahan bagi kami adalah masalah anggaran untuk membuat kegiatan yang bersangkutan dengan korban konflik, kombatan dan Tapol/Napol,” ujar Yunus.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyebutkan kondisi ekonomi Aceh saat ini terdapat peningkatan dari minus sehingga menjadi plus.

“(Ekonomi) kita kan dari posisi minus, dia enggak langsung bisa plus. Spektrum kan dari minus ke nol dulu. Baru dia bergerak ke plus. Nah, kalau lihat spektrumnya kita dari minus ke nol dan sudah bergerak ke plus,” kata Nova pada peringatan 14 tahun damai Aceh.

Kendati demikian, Nova menyebut dengan pergerakan ekonomi tersebut Aceh tidak boleh berpuas diri karena dengan provinsi lain masih tertinggal. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi pembandingnya ialah provinsi lain, sehingga meskipun ada pertumbuhan Aceh tidak bisa memuji diri sendiri.

“Misalnya kemiskinan dengan Bengkulu kita masih kalah. Tapi inflasi kita bagus. Kemudian pertumbuhan ekonomi walaupun belum sama dengan nasional, tapi sudah mendekati nasional,” ujarnya.

Menurut dia, yang paling membanggakan Aceh adalah pengendalian inflasi di Aceh yang semakin baik. Bagi Nova, pertumbuhan ekonomi Aceh jangan semu. Ia menyebut, selain pertumbuhan ekonomi, tetapi yang terpenting yaitu pemerataan.

“Jadi jangan hanya karena itu kita bisa tumbuh baik, tapi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan yang lebih bagus,” tutur Nova.[]

HABIL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This